Salah Satu Mainan Waktu Kecil Dulu

Pada postingan kali ini, situs Sbobet Indonesia paling terpercaya di Indonesia akan membahas tentang Mainan Waktu Kecil Dulu yang pastinya kalian mengetahuinya.

Army Man

Army Man, atau tentara plastik, adalah tentara mainan sederhana dengan tinggi sekitar 5 cm (2,0 inci) dan paling sering dibentuk dari plastik hijau atau plastik berwarna lain yang relatif tidak bisa dipecahkan. Berbeda dengan tentara mainan yang lebih mahal yang tersedia di toko hobi, orang-orang militer dijual dengan harga rendah di toko diskon, supermarket, dan toko dolar dalam kemasan curah. Juga tidak seperti banyak tentara mainan, orang-orang tentara dijual tidak dicat dan hampir selalu mengenakan seragam militer modern dan dipersenjatai dengan senjata abad ke-20.

Deskripsi

Army Man dijual dalam kantong plastik atau ember, dan sering kali termasuk warna yang berbeda seperti hijau, cokelat, atau abu-abu, untuk mewakili sisi yang berlawanan. Mereka dilengkapi dengan berbagai senjata, biasanya dari Perang Dunia II hingga era saat ini. Ini termasuk senapan, senapan mesin, senapan mesin ringan, senapan sniper, pistol, granat, penyembur api, mortir, dan bazooka. Mereka mungkin juga memiliki orang-orang radio, penyapu ranjau, dan orang-orang yang bersenjatakan bayonet. Helm tradisional adalah gaya “pot” M1 yang lebih tua yang dikeluarkan untuk tentara AS selama pertengahan hingga akhir abad ke-20. Kendaraan mereka biasanya diproduksi dalam skala yang lebih kecil, untuk menghemat biaya produksi dan pengemasan. Army Man dianggap mainan dan bukan model; karena fakta ini, akurasi historis dan kronologis umumnya bukan prioritas.

Sejarah dan varietas

Tentara mainan plastik Amerika pertama dibuat oleh Bergen Toy & Novelty Co. (Beton untuk jangka pendek) pada tahun 1938. Beton juga memperoleh cetakan perusahaan gambar plastik pra-perang lainnya, Universal Plastics dengan angka mereka yang tersisa untuk dijual ketika produksi mainan timah dihentikan pada tahun 1942. Angka-angka Beton dicat seperti angka logam dan dijual sama dengan saudara-saudara logam mereka ; secara individual atau dalam satu set kotak sekitar tujuh angka. Setelah Perang Dunia II, Beton memodifikasi figur mereka dalam upaya untuk mengubah helm tipe Perang Dunia I ke dalam Perang Dunia II.

Setelah Perang Dunia II, pembuatan plastik dilihat sebagai industri dengan potensi pertumbuhan dengan banyak perusahaan lama dan baru yang membuat angka-angka plastik yang banyak tersedia di Amerika Serikat. Army Man yang mengikuti perang itu dijual tanpa cat, biasanya dalam warna hijau yang sesuai dengan seragam Angkatan Darat Amerika Serikat dalam Perang Dunia II. Angka-angka plastik dijual secara massal dalam kantong plastik bening dengan kartu bergambar berilustrasi dalam berbagai ukuran dan harga sejak awal 1950-an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *