Hati- Hati dengan penawaran Harga Tas Wanita Murah

Warga Putri Mariatul (31) Sonosari, Kebonagung Malang dipaksa untuk kehilangan sekitar Rp 16 juta. Alasan ia telah menjadi korban penipuan bermodus dijual merek tas membeli merek Gosh online pada 28 Februari 2018 yang lalu. Kejadian dimulai ketika korban dicobai oleh para pelaku posting dalam Instagram yang memposting tas bermerek dengan harga rendah. Melihat harga murah dari korban akhirnya tergoda untuk menghubungi nomor yang tercantum pada akun.

Karena melihat tas dan sepatu murah, segera hubungi. Aku segera bertanya-tanya, ngak curiga, ketika harga nya tas di pasar setidaknya Rp 500 ribu, tetapi ini adalah benar-benar Rp 400 ribu akhirnya mengambil barang, “he kata (12/3/2018). Ia ngakunya pabrik dari Jakarta, karena pabrik di sana saya pikir harus menjadi besar, dia menjaga ngakunya juga pemasok, jadi saya juga yakin, “added korban. Setelah itu, si penipu mengirimkan nomor rekening BRI atas Marni di nama. Karena sudah ada kesepakatan akan membeli, saya akhirnya mentransfer uang ke rekening. Pada waktu itu aku mengambil dua item, tas dan Sepatu, saya langsung ditransfer Rp 900 ribu melalui perbankan mobile BCA saya. Setelah itu trik difoto tumpukan tas yang sama seperti batang akan mengirim, yang menjelaskan “he.

Setelah melakukan transfer, penipu juga menawarkan korban untuk menjadi anggota untuk mendapatkan harga murah, tetapi kondisi harus mengirim ID card dan peryaran lainnya. Akuinya cara mentransfer lagi Rp 800 ribu ke account tersebut juga untuk menjadi anggota, saya juga mengirim data identitas saya, “he kata.
Setelah itu, terus korban, aku menunggu beberapa hari, tetapi juga barang-barang tidak datang. Ketika meminta tanda terima pengiriman, penipu juga selalu masuk akal untuk berada di luar. Tetap fit beberapa hari bahkan di sana adalah ngakunya panggilan dari Bea Cukai, dia mengatakan bahwa tas diutus untuk pengiriman ilegal dan harus memenuhi administrasi yang akan dikeluarkan. Setelah bahwa saya segera menghubungi Penjual sebelumnya, dia berkata sudah Bu hanya apa yang diminta kemudian mengubah, “said korban.

Orang-orang yang mengklaim bahwa petugas pabean meminta uang sebesar Rp 5.750.000 sebagai syarat untuk menghapus barang-barang, akhirnya korban juga mematuhi kehendak penipu. Tidak lama, orang yang mengaku dari Bea Cukai kembali panggilan dan mengaku bahwa ia sedang atasanya tertangkap, sehingga meminta tambahan Rp 5 juta, lalu saya telfon Penjual lagi dan dia lagi bilang aku akan mengubah kemudian, “he dijelaskan. Tapi account dikirim pelaku baru, atas Iet Sumiati. Aku bertanya-tanya mengapa ya nurut, seperti terhipnotis, “added korban.

Karena barang tidak diterima, korban akhirnya terus menghubungi Penjual. Namun, ketika dihubungi, korban nomor diblokir oleh pelaku sehingga korban tidak bisa menghubungi nomor satu pelaku. Tetapi jika dihubungi oleh dapat nomor lain juga, terus mengakui ke pesan barang yang memasuki chat. La pas mengatakan hanya transfer, nomor juga langsung diblokir pelaku yang sama, jika kerugian saya berjumlah sekitar Rp 16 juta, sama bukan uang pelanggan yang telah pesan, “he kata.


Karena sadar menjadi korban penipuan korban akhirnya dilaporkan kasus polisi kota Malang karena rekening BCA saya membuatnya di kota (9/3/2018). Setelah mendapatkan surat resmi dari laporan, korban akhirnya mencoba untuk memeriksa pelaku alamat dari account dikirim sebelumnya ke Bank BRI Martadinata Malang.

Dari memeriksa dia mengatakan alamat di Pandegelang dan Subang, mungkin ya mas data palsu, saya sebelumnya juga tidak berpikir bagaimana untuk mengirim kartu ID, takut juga disalahgunakan. Rencana besok juga akan kepada polisi untuk meminta perkembangannya, “he menyimpulkan. Tas adalah salah satu kebutuhan perempuan untuk mendukung penampilan. Tapi siapa yang akan berpikir tas branded alias bermerek mantan harga bisa terus meningkat bahkan mengalahkan logam mulia, simpanan, saham reksa dana.

Berikut ini adalah kisah Rina, Penjual merek tas di Jakarta. Mulai dari fond memesan merek tas dari Amerika Serikat (AS) dari paman, sekarang Rina sudah memiliki sebuah bisnis yang menjual tas merek mereka sendiri. Awal bahwa 2010, saya berhak untuk tas saya om yang tinggal di luar negeri. Dia berkata bahwa jika saya membeli satu posting yang sama, akhirnya saya mengundang teman-teman saya untuk mengumpulkan orang-orang 6 dan 7 dengan saya, “said Rina untuk detikFinance baru saja.

Ia menceritakan setelah itu, teman-temannya mulai percaya dan selalu menggunakan titip layanan untuk Rina. Oleh karena itu, dariRizki tekad untuk menjadi lebih serius sepanjang, akhirnya ia mulai menciptakan facebook account untuk ini merek tas bisnis dan mulai bergabung komoditi pecinta tas bermerek. Menurut Rina, pasar tas tangan merek sangat besar di Indonesia. Semakin lama pesan lain, aku akhirnya perjalanan ke Eropa, Semua membeli untuk dijual lagi di sini. Saya juga telah mulai untuk memperluas ke kantong kedua bermerek

Belilah tas wanita di online shope terpercaya www.tas200.com , Tas200 juga jual produk nya di marketplace popular seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee dan Qoo10.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *