Kontruksi Rumah Adat Sulawesi Tenggara

Kontruksi Rumah Adat Sulawesi Tenggara

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas lebih detail tentang rumah adat sulawesi tenggara yaitu Rumah Adat Tada … yup rumah adat yang menggunakan konsep rumah klasik ini sangat popoler bagi pencita desain rumah klasik. Dan pada ulasan kali ini kami akan membahasnya lebih mendalam seperti material rumah dan kontruksi rumah adat tersebut. Yuk simak selengkapnya di bawah ini

Material Rumah

rumah klasik
Material utama yang dipakai dalam mendirikan Rumah Adat Sulawesi Tenggara ini ialah kayu pohon nangka, jati, serta bayem, baik itu untuk tiang, dinding, pasak, tangga serta rangka atap. Diluar itu dipakai juga bambu yang sudah di rendam di air laut untuk lantai, dan daun rumbia atau nipa untuk atap rumah.

Konstruksi Rumah

Ada banyak ketidaksamaan pada ke-3 tipe Banua Tada. Ketidaksamaan mencolok tampak pada bangunan Kamali/Malige. Perihal ini mempunyai tujuan menjadi pemberi tanda kebesaran serta keagungan sultan/raja menjadi pemimpin, pengayom serta pelindung rakyat.
Pada umumnya, konstruksi ke-3 model Rumah Adat Sulawesi Tenggara ini mempunyai karakter yang bisa menjadi ciri khas sendiri. Karakter itu ialah seperti berikut:

1. Sendi artau bisa disebut pondasi tersusun dari batu-batuan sungai atau gunung yang berupa pipih tiada bahan tambahan perekat lainnya.

2. Tiang. Untuk malige, kayu-kayu yang sudah didapat dibuat segi empat, sedang untuk rumah orang biasa, kayu tiang berupa bundar. Tiap-tiap tiang dilubangi menjadi tempat menjadikan satu dengan tiang yang lainnya. Pertama-tama dipasang tiang pokok atau tiang pusat lalu disusul dengan tiang-tiang yang lain.

3. Dinding. Dinding Rumah Adat Sulawesi Tenggara berbahan dasar dari papan kayu pilihan yang diatur di sepanjang rangka dinding.

4. Lantai. Lantai untuk malige terbuat dari kayu jati. Perihal ini melambangkan status sosial sang sultan.
melambangkan jika sultan adalah seseorang yang mempunyai kepribadian tenang dalam melawan beberapa masalah.

5. Atap. pada bagian Atap rumah khususnya dari rangka-rangka kayu pilihan atau bambu dengan daun rumbia atau nioah menjadi penutupnya.

Cukup sekian ulasan kami tentang rumah adat dari sulawesi tenggarayang menggunakan konsep rumah klasik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan terima kasih. villagenow.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *