Tips Pengelolaan Keuangan Pelajar Ala Muamala

Keenam tips mudah ini akan membantu mahasiswa mendapatkan nilai ketika harus membentuk fondasi yang kuat untuk pengelolaan uang. Berikut 6 tips pengelolaan ala muamala net.

1. Buat anggaran.

Ini sangat penting. Buat daftar sumber pendapatan bulanan, termasuk tabungan, upah dan tunjangan orangtua, dan kemudian tuliskan perkiraan pengeluaran untuk bulan itu. Tidak mudah untuk mengidentifikasi biaya kuliah di muka, tetapi Anda harus mencoba. Pertimbangkan biaya seperti perlengkapan sekolah, makanan di luar rencana makan Anda, barang-barang perawatan pribadi, dan binatu. Lalu, coba kelola anggaran Anda dan lacak pengeluaran menggunakan alat manajemen keuangan pribadi online.

2. Pisahkan keinginan dari kebutuhan.

Apakah Rp. 300.000 per minggu untuk gas merupakan “kebutuhan” atau “keinginan?” Berapa yang harus Anda anggarkan untuk makanan rencana non-makanan? Berapa biaya binatu? Setelah beberapa bulan di kampus dan melacak pengeluaran, menjadi lebih mudah untuk membedakan keinginan dari kebutuhan dan menjalankan rencana. Beberapa siswa memberikan diri mereka uang saku mingguan daripada membawa kartu debit, dan ketika uang saku minggu itu hilang, mereka menunggu sampai minggu depan untuk lebih banyak “keinginan.”

3. Mengatur akun giro.

Bank biasanya melayani mahasiswa dengan menawarkan rekening giro dan tabungan gratis, yang memungkinkan siswa untuk menghindari biaya penarikan atau transfer dana. Toko sekitar untuk menemukan bank dengan ATM yang nyaman di dekat kampus untuk menghilangkan biaya di luar jaringan. Dan perlu diingat bahwa ketika cek luar negara tiba (katakanlah, dari nenek), mungkin perlu beberapa hari untuk membersihkan, jadi perhatikan saldo akun sebelum membelanjakannya.

4. Jangan salah gunakan kartu kredit.

Pada 2012, 70 persen mahasiswa sarjana memiliki setidaknya satu kartu kredit, menurut Jurnal Internasional Bisnis dan Ilmu Sosial.Sangat penting untuk memahami perbedaan antara pembangunan kredit dan perpanjangan waktu. Jika Anda tidak tahu, kunjungi profesor bisnis selama jam kantor dan tanyakan!

5. Kerjakan pekerjaan rumah Anda pada pinjaman dan bantuan keuangan.

muamala

muamala.net

Lulusan perguruan tinggi cenderung mengalami kesulitan menyeimbangkan pembayaran pinjaman siswa yang terus tumbuh dengan upah yang menurun. Pahami apa ukuran pasti hutang pinjaman siswa Anda pada saat kelulusan, dan buatlah rencana untuk bagaimana Anda akan membayarnya kembali. Bahkan jika itu melibatkan kembali sedikit ke rumah (untuk menjaga kewarasan Anda, berikan batas waktu khusus untuk diri Anda ketika Anda berencana untuk pindah), pada akhirnya akan sia-sia.

6. Berbelanja cerdas untuk buku teks.

Buku pelajaran adalah salah satu biaya kuliah terbesar – edisi baru dari buku biologi dapat berharga lebih dari 1.500.000 – 2.000.000. Memotong toko buku kampus pada awal setiap semester adalah cara mudah bagi mahasiswa untuk menghemat banyak uang. Investasikan di Kindle atau iPad dan unduh buku Anda – harganya lebih murah. Atau cari buku di toko buku bekas atau online. Bahkan dengan biaya pengiriman, harganya bisa menjadi jauh lebih murah.

Intinya: Kuliah bisa mahal, tetapi mempelajari dasar-dasarnya dalam hal pengelolaan uang sekarang berarti Anda tidak harus lulus dengan hutang besar. Meletakkan dasar untuk penganggaran cerdas dan kebiasaan belanja di perguruan tinggi memungkinkan Anda untuk menangani tanggung jawab dan mempelajari nilai akuntabilitas – pelajaran yang sama pentingnya dengan mengetahui teori ekonomi mikro.

Untuk tips manajemen keuangan lainnya kamu bisa mengunjungi situs www.muamala.net, jadilah smart dalam mengelola money.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *