Bayi Prematur, Penyebab Dan Cara Pencegahan

Pernahkah anda mendengar istilah bayi premature ? Tahukah anda apa yang dimaksud dengan bayi premature ? Bayi prematur adalah bayi yang dilahirkan sebelum usia normal kelahiranya yaitu kurang lebih 9 bulan. Namun sebelum usia itu, karena berbagai macam faktor bayi tersebut lahir atau terpakasa harus dilahirkan.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa sebuah kelahiran dikatakan sebagai prematur apabila kuran dari 37 minggu atau lebih awal lagi. Ada banyak faktor dan penyebabnya, dan bagaimana cara penangannya yang perlu kita ketahui sebagai bahwan wawasan kita.

Penyebab Bayi Terlahir Prematur

Seperti yang sudah kita singgung di atas terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi mengapa bayi dapat terlahir secara permatur.

  • Faktor dari ibu – Pertama adalah faktor dari ibu si bayi seperti terdapat penyakit kornis bawaan, kelainan rahim, pengguna narkoba dan perokok berat dan adanya indikasi penyakit infeksi lain.
  • Faktor janin – Kesehatna janin juga mempengaruhi kelahiran prematur seperti bayi kembar yang harus dilahirkan secepatnya, atau ada juga kelainan pada sel darahnya.

Penanganan Bayi Prematur

Tidak semua bayi yang terlahir prematur mengalami hal yang sama. Banyak juga kasus dari kelahiran permatur yang tidak mengalami masalah serius. Namun demikian, hendaknya dari instansi medis harus siap untuk penanganan kalau – kalau ada kasus bayi prematur.

  • Inkubator Bayi – Ketersediaan alat inkubator bayi wajib di rumah sakit yang menangani kelahiran. Bayi prematur yang mengalami kondisi atau penyakit tertentu akan dirawat secara intensive dengan menggunakan inkubator bayi.
  • Obat – Persediaan obat juga harus dilengkapi untuk memastkan pasien mendapatkan obat yang sesuai dan layak
  • Peralatan – Selain inkubator yang sudah kita singgung diatas, peralatan lain juga harus kita siapkan untuk bayi prematur seperti alat bantu pernapasan dan lain sebagainya.

Mencegah Kelahiran Prematur

Kelahiran prematur tentu bisa dicegah dan diusahakan tidak terjadi. Apa yang harus dilakukan selama kehamilan dan sebelum kehamilan agar dapat terhindar dari kelahiran prematur ?

  • Rutin memeriksakan kehamilan ke dokter atau bidan yang menangani
  • Hindari rokok dan paparan asap rokok
  • Mengkonsumsi makanan sehat bergizi untuk ibu dan janin
  • Hentikan penggunaan narkoba dan alkohol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *